Sabtu, 28 Januari 2012

KEDATANGAN PALING KENANGAN


 :
Telah kali kesekian Januari bertandang menitipkan permulaan
Hingga kau tiba di perjamuan kedatangan paling kenangan
Kursikursi ruang tamu masih kutata berhadapan
Mungkin dulu itu, kau tak sempat bersandar
Maaf, tak juga sempat kau kusuguhi minuman

Gugup kau ejakan untukku namanama bulan
Sebaris kutangkap namaku, selebihnya samar kedengaran.
Senyap, lalu kita berpisah tanpa balasan.
Kuberitahu, setiap pagi kutemuI bayangan punggungmu
Yang kau tinggalkan di kelokan.

*Setelah membaca “The man who dissappear in the rain”

2 komentar: