Sabtu, 22 Juni 2013

CERITA TANDA SERU

"Kenapa memberiku hadiah tanpa alasan?

Tentang rindu yang panjang, dilur-ulur, dan tak sempurna dilepaskan.
Perihal percakapan ringkas tanpa penutup,


Sedang bebaris kata yang ingin tumpah
Tetap dipasangi penyaring seanggun mungkin.
Lalu diakhiri senyum yang dititik.
Kadang juga menjadi tanda tanya yang menggantung
Dan paling sering berubah tanda seru yang menusuknusuk
Di pelihara di dada masing-masing
Lantas menjelma tikaman berulangulang

Dan kepergian adalah selamat tinggal
yang menyisakan bayangan punggung menyesakan.

Juni, 2013

Rabu, 12 Juni 2013

JELANG RAMADHAN

Kamis dan hitungan mundur jelang puasa
Sementara suarasuara mengirim teguran
lewat mimpi yang putusputus diantara tidur.
Serupa suara ibu yang mengulangulang meminta
agar kita tak lupa perihal apa yang sungguhsungguh perintah.

Juni, 2013

THE MOMENT IN TIME

Adalah hari dimana kita terlau banyak melukis garis
Terlalu banyak menghapus
Terlalu banyak menerka
Mereka-reka kekaburan.

Dalam jenak kita temui kesimpulan
yang terlalu cepat dipastikan.
Ini cara baru menyiksa pikiran dengan
kegagalan sebab akibat yang rancu.
Menegaskan ketidakwarasan yang benar timpang.
Di sebelah mana kau letakkan percaya?
Di sebelah mana kupetakan letak?

Juni, 2013

Sabtu, 11 Mei 2013

CATATAN AWAL MEI

Kepulangan akan menegaskan masa yang luntur
Beberapa pertanyaan telungkup
Juga tentang permintaan yang gagal dikabulkan
Hahai, ketahuilah!
Ada pejumpaan yang hanya ditakdirkan sekali
Seluar biasa apapun kau pelihara satu kesan
Separah apapun inginmu mengirim satu pesan
Kegilaan bentuk ini tak sesederhana pertanyaan
"Siapa namamu?"

Mei, 2013

Selasa, 09 April 2013

ACCIDENTALY BEGINNING

Sesederhana permulaan tanpa sengaja
Merekareka jengkal jejak
Hingga hari tak mampu jeda kita pangkas kita tuntaskan.
Ini adalah gagal yang serupa patah hati yang pasrah
Tanpa bisa apaapa, tanpa tahu mengapa siapa
Lantaran kau aku menuliskan salah.

Kita hanya punya ingin, tapi kepantasan mengulur ulur nyali
yang belia dan bimbang berakhir di ketidakpantasan
Kita tanpa sekat, kita tak saling menatap
Kupikir tak ada yang lebih berat
Ketika saling sayang berganti saling melepas.

Maret, 2013

THE BEGINNING NEVER BEGIN

"Sekiranya segala kesepakatan yang pernah bisa dengan mudah diulangi
Hanya saja beberapa jenis cerita tak mengenal tagih menagih
Maka suatu hari,kita bisa tak saling mengenal
Tapi masih bisa saling mengenang."

Aku terjebak pada permulaan yang tak sempurna
Kupikir, kau sungguhi awalan
Dan selalu, aku adalah peka yang mati logika mati akal.
Lalu kusempurnai jatuh serupa bermain perosotan.
Riuh tawa kutelan, tapi rasanya semasam limau
yang memaksa kita menutup mata
dan mengeratkan gengaman.
Namun tak ada sisi yang pantas selain tangan sendiri.

Sekiranya tak bisa kau hindari jatuh
Cukup, jangan terpelanting jauh.

"Pada nyatanya, ada beberapa jenis kesalahan yang tak pernah bisa diperbaiki."

April, 2013

DUA EPISODE

(1)
Ia pikir warna warni malam semestinya serupa lapis kue lopis
Tapi tak ada senyuman yang lebih manis dari milik seorang, di batinnya.
Sementara malam menjadi tanpa lampu.
Lilin dinyalakannya, ia kenang kenang di batinnya sendiri.
Lalu cahaya meleleh menjadi riak di bola matanya yang bening

(2)
Setelah kita sadari, ini adalah kekonyolan luar biasa
Ketika pertemuan biasa menjadikanmu terbiasa menyembunyikan sesak.
Sementara pergantian senyuman di lugu kanakkanakmu
Menjadikan airmata membuat cerita perjalanan
yang tak sampaisampai.

Maret, 2012

TIGA EPISODE

(1)
Jika saja ada, ini adalah bunuh diri yang senyap
Tanpa erangan tanpa denting kaca.
Temali sayup melepas nyawanya yang putus asa
Benarbenar pupus hembus terakhir
Tanpa ampun tanpa maaf

(2)
Ratusan pagi kemudian
Ia baru saja terbangun
Bahwa beberapa orang bisa memaafkan lebih mudah
Sebab lebih dulu faham jikalau
sebagian kesalahan mereka yang bersalah
adalah sebagian ketidakbenaran mereka yang merasa benar.
"Kalimat yang panjang dan ia merenung begitu panjang"

(3)
Kau tak juga terbangun dan aku faham
Kau tak juga berkata lalu aku faham.

Maret, 2013

Minggu, 24 Februari 2013

RAGURAGU ABUABU

Sepertinya, badai menjebak kita dalam ruang masingmasing
Aku tak bergerak, kau juga.


Jarijari yang kita rapatkan di jendela kaca
menjadikan puting beliung serasa tengah lewat tepat di atas kepala.
Membawa anakanak angin yang banyak
Tetapi menghitung adalah sesuatu yang mustahil dilakukan.

Tibatiba lampu padam
Dan kita sudah menduga ini sejak awal.
Sejak bahasa mata redup dan kita tak bisa saling membaca apapun.
Gelap, sementara hanya cahaya dalam kepala kita yang menyala menerkanerka.

Raguragu _abuabu.

Februari, 2012

DI SEBUAH HARI LIBUR

Kupikir,aku telah kehilangan waktu
di pergelangan tanganku sendiri.
Peterngahan hari serupa tiba lebih awal
sementara tak kudapati diri meleawati pagi yang mesti.

Roda berangkat meninggalkan bekas putaran
yang cerai berai di belakang.
Maka lagilagi kita harus memunguti serpih yang acak.

Sungguh, di sebelah lain jalan yang tak sempat kita tengok dulu
Malam adalah pertengkaran hebat
lantaran bayangbayang yang mengambang
Lalu esok adalah lupa yang tak disadari
bahwa kita telah berkeliling tanpa membawa serta senyap kemarin.
Saling menunggui lalu mengagumi ketabahan tanpa perlu khawatirkan esok
dan esoknya lagi.
Kita tak kehilangan apapun, bukan?

Februari, 2013

Minggu, 03 Februari 2013

PERIHAL RUPARUPA SENGATAN

:
Di suatu siang,
Aku memikirkan perihal sengatan matahari
Sengatan serangga dan sengatan katakata.
Aku tibatiba memikirkan kau
Tentang lambaian setelah jabat tangan yang panjang
Sementara katakata yang terucap
serupa memendek dan tak cukupcukup.

Lalu serbuan ribuan serangga serasa menggigitgigit
di rongga dadaku, lebih dari sakit.
Dalam kejap, malam membuat sekat untuk siang.
Untuk kau, setidaknya janganlah membuat sekat
tanpa pintu.

Februari, 2013

Jumat, 18 Januari 2013

DONE AND GONE

Semua seolah bergerak melambat
Dan yang paling cepat datang hanya ada satu

Ketika kau protes saat kujelaskan sisa air di atap
yang bergerak dan bukan mengalir.
Lalu airmata kita bergerak lambat setelah itu.


Tapi semua ucapan basa basi mejadi basi lebih dulu
sebelum benarbenar tiba di alamat yang kita kirim,
sebelum sempat salam terbalas.

Dan kita juga tahu, sejak dahulu manusia tak dikaruniai Tuhan
kemampuan memutar waktu.
Tapi Dia memberi cara lain untuk saling memeluk.


Selamat berkunjung rindu.

Januari, 2013

 

MOON RISE

Di luar daun gugur raguragu
Di kepalaku huruf jatuh patahpatah

Ini tentang kesempatan jika mungkin
Atau kemungkinan jika sempat

Selamat menikmati bulan terbit!

Januari, 2013

TENTANG USAI DAN MULAI

Di sepanjang sisi jalan yang mungkin tak akan panjang
Kita telah diusaikan masa menebar angka yang telah kita tandai
Tanpa tahu apapun tentang cara memulai yang telah ditulis dan dituliskan.

Sementara di punggung jalan paling jauh
terpencar angkaangka baru yang sama dengan penyamaran
menunggu untuk kita temukan dan beri ucapan.

Selamat bagi yang usai
Selamat bagi yang mulai


Januari, 2013


Sabtu, 01 Desember 2012

NOVEMBER TO DECEMBER

:
Untuk suatu perihal yang mungkin saja tepat
tapi terjadi di saat yang mungkin kurang tepat.

Menurutku ini lebih dari sekedar kekaburan
Ini menyesakkan sekaligus menyesatkan.

Bagaimana bisa kita mengucapkan selamat
yang sepenuhnya selamat untuk sebuah selamat tinggal?

Desember, 2012


VOICE OF PARALYZE (SUARA DARI GAZA)

:
KAU mungkin di Utara
Aku diperbatasan paling selatan barangkali
Dan ini adalah pekak paling dekat, pekak paling hebat.
Serupa perpaduan aroma mesiu dan bunyi peluru mesiu yang lepas

"Lukaluka dan dosadosa tidak diwarisakan maka tak perlu kuwasiatkan apapapa"


Perihal liangliang luka yang terbuka tutup lebih sering dari derit jendela
di badai paling porakporanda.
Aku menuju KAU

"Kekasih, tiba waktumu, bisikkan impianmu"
"Selain KAU tak ada, KAU selalu benar, cukup KAU bagiku."

Hening pertama lalu hening terakhir
Hilanglah pekak, tutuplah mataku
Bagaimanapun ini adalah tidur paling damai.

November, 2012

Minggu, 11 November 2012

JEBAKAN SEBELUM KEJUTAN

"Suatu sore marbot mesjid menyetel radio pengantar adzan maghrib terlampau awal. Pukul lima lebih sedikit. Tersadar, lalu menertawai dirinya sendiri."

Sudah kuduga,
Musim seringkali membuat jebakan sebelum memberi kejutan.
Ketika perbatasan malam datang seolaholah lebih awal
Sebab langit terlalu lama abuabu lalu gelap.

Dan matahari menjadi sangat jarang muncul
Tapi ada di letak yang seperti dulu juga
Juga waktu yang bergerak seperti kemarin
Tapi berbeda di perputaran kepala kita

Kita tertawa,
Setelah yakin tak akan terjebak
Lagi.

November, 2012

FLEGMA

Tentang tanah Eilah dan sore Sabat
Lantaran ikanikan hingga kutukan Tuhan
Kuikat menjuntai di puncak langitlangit
Agar kembali tunduk
setiap kali kuangkat kepala menyoraki ketinggian.


Di sini, menarik garis dari bocor atap
ke bekas tetesan hujan
Di bias kayu penyangga yang pernah kau paku
Aku terpaku.

Terkepung bunyi pantulan, memantulkan suaramu
Samar, lantas hilang kurekam dalamdalam.
Di hatiku di tanah ini, kelak tempat semuanya tumbuh
Tempat semua mengalir, tempat semua terkubur
Maka tak perlu kuangkat kepala
Hanya Tuhan.

November, 2012

Selasa, 16 Oktober 2012

ANOTHER LETTER

:
Sejak kapan kau puasakan asa?
Pertengahan Oktober ini masih menyisakan panas

Terberkahilah kau, kala gugurkan jengah yang bergelantungan
Lalu kuncup jiwamu terbuka kesekian kali

Di sana kau temui Tuhan, di basah bibirmu
Dan bagimu rasa jawaban do'a selalu manis

 Konon, airmata sulit kering di musim hujan
Berhentilah menangis selepas Oktober ini!katamu.


Oktober, 2012

Kamis, 23 Agustus 2012

A LETTER (MENYURATI DIRI SENDIRI)

Tali sepatu kukencangkan
Ke sebelah timur mengunjungi jejak sejak
Dan alasan apa yang terakhir membawaku ke sini
Enam kali putaran tanah lapang kurang dari tigapuluh menit

Kuhimpun subuh, kuhimpun nur, kuhimpun udara
Namun tap telapak menggagalkan ingatanku
Lengang kecuali  hela ini yang menjadi amat ribut
Adakah bisa kita kehilangan keinginan untuk mengeluh?

Berlarilah hingga kau kehilangan keinginan untuk berhenti!

Agustus, 2012