Rabu, 25 Januari 2012

AKU LAUT PADA LANGIT


Malam lalu
Pada dingin yang menyusup
Aku serupa angin yang kerasukan
Membuat celah pada dadaku sendiri
Menggali rongga pada hatiku sendiri

Engkau kaki langit dengan satu penjuru
Sementara aku berenang di muara
Tanganmu yang tak kuraba menahan deras
Membebaskan aku bermain air biru laut

Hingga tiap tetes yang jatuh
Menjelma bening di hening
Kuharap kau merasanya lewat masa
Bahwa bulir-bulir air yang tak menyentuhmu
Tak bisa lagi kujabarkan di mataku

Simpanlah dalam mozaik kaca
Dan ketika masanya tiba,kita akan bercerita
Untuk meyakinkan bayangan yang sama
Untuk memastikan wajah yang serupa
Aku layaknya laut pada langit

JINGGA


Jingga...
Kutemui wajah senja
Menanti  sayup yang akan kuaminkan
Bersama sabda yang tengah kukumpulkan
Isyaratkan aku di pergantian
Di detik mana jingga paling merah?
Senja menemui malam berserah
Rabb...
Hamba-MU menengadah pasrah

Kamis, 19 Januari 2012

MENANAM BUNGA DI SURGA


: sukiyem

Kabar tentangmu dikirim lewat satelit
pagipagi sekali
Berselang setelah berita alutsista taktis
Persiapan perang dunia, barangkali

Kau tahu satelit dan alutsista taktis?
Sudahlah, itu tak penting
Bukan itu yang hendak kusampaikan

Ini tentang jasadmu
Yang tigapuluh empat tahun lalu
Ditinggalkan roh

Kulihat,  kafanmu masih amat putih
Mungkinkah warna hatimu?
Kau pasti tak merasakan gelap di sana
Makhluk tanah juga tak mengganggumu
Apa kau juga berkawan dengannya?

Kita berbisik saja
Ini  pertanyaan rahasia
Katanya, jasadmu masih beraroma kembang
Berapa banyak bibit bunga yang kau tanam di bumi?
Ah…kau pasti menanamnya di surga, kan?

*Subhanallah, Allahuakbar,Segala Puji Bagi-MU.


Meiranti Kurniasih
200112


Rabu, 18 Januari 2012

HURUF TAK TAHU SELINGKUH

Hurufhuruf tak pernah menyimpan dendam
Meski katakata menyusunnya untuk penghianatan
Mereka berduapuluh enam itu layak sufi
yang siap dijodohkan
dengan kepatuhan tingkat malaikat

Entah,
Akan dikawinkan dengan suka cita di bait pertama
Atau,
Pasrah menjadi hurufhuruf selir di bait berikutnya
Jika,
Kau dapati mereka berubah keras kepala
Bergelimpangan tak sudi diatur pada bait penutup
Mungkin,
Kaulah yang menyelingkuhinya
Sebab,
Huruf tak tahu cara selingkuh


Meiranti Kurniasih
Barru,180112

RABB


Rabb...
Engkau telah tahu apa yang hendak kutulis
Jauh sebelum aku mengenal huruf
Engkau telah tahu apa yang ingin kulukis
Jauh sebelum aku mengenal relief

Rabb...
Hamba malu mengangkat wajah dihadapanMu
memperdengarkan suara di 1/3 malamMu
Wajah ini mungkin tlah menghianatiMu
Suara ini mungkin tlah menyakitiMu

Barru,9 Ramadhan 1431 H

LANTUN SUCI

Laun pada lantun
Di dadaku sering kali melaut
Sesekali bisik
Tepat menggaris jalan yang berisik
Halus-MU selalu tertaut
Menggetarkan lambat
Lantas mengguncang hebat
Apa aku menepi terlambat?

Engkaulah Sang Maha Kasih
Kubentangkan penghambaan
Manja berkasih kasihan

Lantun petang ini
Aku mencium aroma bayi
Suci...



Barru,09/02/11

Selasa, 17 Januari 2012

MAAF_KU


Huruf-huruf sepertinya sedang marah padaku
tak mau menjadi sebaris kata
Mungkin ku pernah menghianatinya
Tapi,di kalimat yang mana?
Sungguh aku tak sengaja
Cepatlah keluar dari larik-larik
Bantu saya menulis hidup